YESUS ANAK MANUSIA
Benarkah Yesus Itu Tuhan atau Hanya Manusia Biasa.
"Tuhan menciptakan Manusia, Tuhan Meniupkan RohNya dalam nafas dan hidup manusia"
"Apa yang berasal dari daging itu daging, apa yang berasal dari roh itu roh"
Dari kata-kata di atas sebenarnya jelas ada pemisahan antara daging dan roh. Roh tanpa daging tetap roh. Daging tanpa roh adalah mayat. Tuhan itu Esa demikian juga dengan roh manusia yang cuma satu. Pernahkah anda menemukan manusia yang bernyawa lebih dari satu. Tentunya lewat kata-kata di atas kita akan dapat memilahkan Yesus sebagai Allah (Anak Allah), dan Yesus Sebagai manusia biasa.
Kita mau percaya Yesus sebagai Allah atau sebagai manusia biasa atau tidak sama sekali kedua-duanya. Tidak ada yang memaksa. Karena itulah yang disebut keimanan, mengimani, sehingga mereka disebut Kristen, Demikian pula dengan apa yang diajarkan Shidarta Gautama sehingga disebut beragama Budha yang tujuannya agar mereka berbudi yang luhur.
Mereka yang mengikuti ajaran Muhhamad dengan ajaran Agama Islam disebut Muslim. Yang diharapkan agar mereka (umatnya) dapat menciptakan lingkungan yang damai dimana ia tinggal. Ketika mereka semua dapat mengaplikasikan ajaran agamanya maka damailah dunia ini, dan selamatlah umat manusia dari kehancuran
Pernahkah Kita kita yang saling berdebat lewat internet melihat Tuhan?
Kita memperdebatkannya seolah-olah kita tahu benar.
Nabi Musa saja tidak dapat melihat Tuhan. Kita hanya tahu gambaran Tuhan dari sebuah buku yang masing-masing disebut kitab suci. Mengapa ya buku-buku
Taurat, Zabur, Injil, Weda, Tripitaka disebut kitab suci sehingga banyak yang mengikuti. Tapi sayangnya masing-masing pengikut merasa dirinya paling benar sehingga terciptalah kekacauan. Seperti di Ambon. Padalah sebenarnya yang mereka perebutkan adalah hal-hal duniawi (keinginan daging).
Setelah Yesus disalibkan dan setelah empat puluh hari (diceritakan dalam injil) Yesus diangkat kesurga. Menurut Al'quran Yesus diangkat ke surga ketika ia ditangkap dan diganti dengan Yudas Iskariod. Dalam Injil setelah empat puluh hari murid-murid Yesus menyatakan bahwa dia melihat Tuhan. "Aku melihat Tuhan"
Tuhan... apa dan siapa yang dimaksudkan? Yesus yang telah diangkat ke surga, Tuhan Allah yang dikatakan Yesus sebagai Bapa atau Tuhan lain?
Tidak ada yang sampai pada Bapa tanpa melalaui Aku. Tidak ada yang sampai pada Bapa tanpa melalui Anaknya. Nabi-nabi yang lain hanyalah hamba tetapi Yesus adalah anaknya. Itulah yang dikatakan Yesus dalam Injil.
Apa dan bagaimana maksudnya?
Kebanyakan orang kristen akan menyembah Yesus sebagai Anak untuk sampai kepada pada Bapa atau Allah Yang Esa. (Dalam Tri Tungga Yang Maha Kudus/Bapa Putra dan Roh Kudus sehingga orang Islam mengatakan bahwa Allahnya Orang Kristen ada tiga)
Aku mungkin akan dikatakan Bid'a, Sesat oleh orang kristen dengan pemahamanku yang demikian.
Aku yang dimaksud adalah akuku sendiri yaitu rohku. Roh yang ditiupkan Allah padaku. Itulah yang dimaksud sebagai Anak Allah. Roh yang di tiupkan Allah itu Suci dan kudus. Tetapi kita mengotorinya dengan dosa. Roh itu mestinya ketika kembali kepada Bapa/Allah tetap dalam keadaan suci. Sudahkah kita mengenali Roh kita sendiri. Sudahkah kita mengenali diri kita sendiri sebagai pribadi. (Siapakah aku ini sebenarnya?) Sehingga perlu berpuasa untuk menyucikan diri.
Mereka yang mengikuti ajaran Muhhamad dengan ajaran Agama Islam disebut Muslim. Yang diharapkan agar mereka (umatnya) dapat menciptakan lingkungan yang damai dimana ia tinggal. Ketika mereka semua dapat mengaplikasikan ajaran agamanya maka damailah dunia ini, dan selamatlah umat manusia dari kehancuran
Melihat Tuhan
Pernahkah Kita kita yang saling berdebat lewat internet melihat Tuhan?
Kita memperdebatkannya seolah-olah kita tahu benar.
Nabi Musa saja tidak dapat melihat Tuhan. Kita hanya tahu gambaran Tuhan dari sebuah buku yang masing-masing disebut kitab suci. Mengapa ya buku-buku
Taurat, Zabur, Injil, Weda, Tripitaka disebut kitab suci sehingga banyak yang mengikuti. Tapi sayangnya masing-masing pengikut merasa dirinya paling benar sehingga terciptalah kekacauan. Seperti di Ambon. Padalah sebenarnya yang mereka perebutkan adalah hal-hal duniawi (keinginan daging).
Setelah Yesus disalibkan dan setelah empat puluh hari (diceritakan dalam injil) Yesus diangkat kesurga. Menurut Al'quran Yesus diangkat ke surga ketika ia ditangkap dan diganti dengan Yudas Iskariod. Dalam Injil setelah empat puluh hari murid-murid Yesus menyatakan bahwa dia melihat Tuhan. "Aku melihat Tuhan"
Tuhan... apa dan siapa yang dimaksudkan? Yesus yang telah diangkat ke surga, Tuhan Allah yang dikatakan Yesus sebagai Bapa atau Tuhan lain?
Tidak ada yang sampai pada Bapa tanpa melalaui Aku. Tidak ada yang sampai pada Bapa tanpa melalui Anaknya. Nabi-nabi yang lain hanyalah hamba tetapi Yesus adalah anaknya. Itulah yang dikatakan Yesus dalam Injil.
Apa dan bagaimana maksudnya?
Kebanyakan orang kristen akan menyembah Yesus sebagai Anak untuk sampai kepada pada Bapa atau Allah Yang Esa. (Dalam Tri Tungga Yang Maha Kudus/Bapa Putra dan Roh Kudus sehingga orang Islam mengatakan bahwa Allahnya Orang Kristen ada tiga)
Aku mungkin akan dikatakan Bid'a, Sesat oleh orang kristen dengan pemahamanku yang demikian.
Aku yang dimaksud adalah akuku sendiri yaitu rohku. Roh yang ditiupkan Allah padaku. Itulah yang dimaksud sebagai Anak Allah. Roh yang di tiupkan Allah itu Suci dan kudus. Tetapi kita mengotorinya dengan dosa. Roh itu mestinya ketika kembali kepada Bapa/Allah tetap dalam keadaan suci. Sudahkah kita mengenali Roh kita sendiri. Sudahkah kita mengenali diri kita sendiri sebagai pribadi. (Siapakah aku ini sebenarnya?) Sehingga perlu berpuasa untuk menyucikan diri.







